Oleh: Pos Kabupaten Media
(Artikel Primbon 28 November 2025 ini disusun berdasarkan perhitungan baku Panca Wara, Sapta Wara, Wuku, dan Lontar Primbon Jawa Kuno yang dijadikan rujukan dalam tradisi Jawa.)
Poin Utama Informasi Hari Ini
poskabupaten.com – Hari Jumat, 28 November 2025, berdasarkan penanggalan tradisional, bertepatan dengan momen yang sangat istimewa dan sering dianggap sakral dalam budaya Jawa: Weton Jumat Kliwon. Penanggalan ini berada pada tanggal Jawa 27 Mulud 1959, Tahun Jimawal, di bawah pengaruh Wuku Kuningan.
Hari Jumat Kliwon dikenal memiliki energi spiritual yang tinggi. Oleh karena itu, pemahaman mendalam tentang weton ini menjadi kunci dalam menentukan hari baik dan karakter seseorang menurut Primbon.
Data Spesifik Penanggalan Jawa (28/11/2025)
Berikut adalah rincian data kalender hari ini yang dihitung berdasarkan siklus baku:
| Komponen Kalender | Penanggalan Hari Ini | Detail Angka (Neptu) |
| Hari Masehi | Jumat, 28 November 2025 | Neptu Jumat = 6 |
| Pasaran (Panca Wara) | Kliwon | Neptu Kliwon = 8 |
| Weton | Jumat Kliwon | Total Neptu = 14 (6 + 8) |
| Tanggal Jawa | 27 Mulud 1959, Tahun Jimawal | |
| Wuku | Kuningan | Wuku ke-24 |
Analisis Weton Jumat Kliwon (Neptu 14)
Weton dengan Neptu 14 ini memiliki filosofi “Lakune Lintang” (berjalannya bintang). Filosofi ini merujuk pada individu yang:
- Karismatik dan Penuh Pesona: Mereka cenderung menarik perhatian, namun tidak suka menjadi pusat keramaian.
- Tertutup dan Penyendiri: Meskipun disukai, mereka lebih nyaman menyendiri dan sulit berbagi masalah pribadi.
- Memiliki Intuisi Kuat: Mereka seringkali peka terhadap hal-hal spiritual atau memiliki firasat yang akurat.
Selanjutnya, Pancasuda untuk weton ini adalah Satria Wirang, yang melambangkan seseorang yang sering menghadapi kesulitan atau cobaan hidup yang memalukan, tetapi selalu berhasil mengatasi dan menemukan kehormatan kembali.
Panduan Primbon 28 November 2025 : Hari Baik dan Larangan
Dalam Primbon Jawa, setiap hari memiliki energi yang berbeda untuk memulai suatu kegiatan (disebut Tumbuk).
- Pernikahan (Wiwahan): Hari Jumat Kliwon umumnya kurang dianjurkan untuk melangsungkan pernikahan besar, karena energinya yang sakral dianggap terlalu kuat atau berisiko memunculkan pertengkaran bagi pasangan yang kurang kuat spiritualnya.
- Aktivitas Spiritual: Hari ini sangat baik untuk melakukan ritual pembersihan diri, tirakat (meditasi/puasa), atau upacara selamatan (wilujengan) yang berhubungan dengan leluhur dan pusaka.
- Wuku Kuningan: Wuku Kuningan dianjurkan untuk memulai bisnis dan perjalanan pekerjaan, tetapi diperingatkan agar waspada terhadap pemborosan, sesuai sifat Dewa Indra.
Warisan Budaya dan Kepercayaan
Informasi yang disajikan mengenai kalender jawa dan primbon 28 November 2025 diambil dari interpretasi Lontar Primbon dan Wariga yang merupakan warisan budaya Nusantara yang diakui. Kami menyajikan data spesifik Neptu, Pasaran, dan Wuku untuk akurasi yang terpercaya, menjadikannya rujukan yang kuat bagi masyarakat Jawa.
FAQ: Pertanyaan Penting Seputar Jumat Kliwon
1. Mengapa Jumat Kliwon dianggap sebagai hari yang paling sakral?
Jumat Kliwon dianggap sakral karena merupakan pertemuan antara hari Jumat (yang memiliki nilai spiritual tinggi dalam Islam dan Jawa) dan pasaran Kliwon (pasaran paling akhir dan dianggap sebagai puncaknya). Pertemuan ini dipercaya membuka portal komunikasi antara dunia nyata dan dunia spiritual, menjadikannya waktu ideal untuk ritual dan tirakat.
2. Bagaimana cara menghitung Neptu Weton Jumat Kliwon?
Neptu Weton Jumat Kliwon dihitung dengan menjumlahkan nilai Neptu Hari dan Neptu Pasaran. Nilai Neptu Hari Jumat adalah 6, dan nilai Neptu Pasaran Kliwon adalah 8. Jadi, 6 + 8 = 14. Angka 14 inilah yang menjadi dasar untuk meramalkan karakter, jodoh, dan hari baik/buruk.
3. Apakah Wuku Kuningan dalam Kalender Jawa sama dengan Bali?
Ya. Sistem Pawukon yang terdiri dari 30 Wuku (termasuk Kuningan) adalah sistem penanggalan yang berasal dari Jawa Kuno dan diadopsi secara luas di Bali. Meskipun implementasi hari rayanya berbeda, nama dan karakteristik Wuku Kuningan (wuku ke-24) memiliki dasar perhitungan yang sama di kedua budaya.
Rekomendasi Tindak Lanjut:
Bagi yang mempercayai Primbon, hari ini adalah waktu yang baik untuk introspeksi dan melakukan ritual spiritual pribadi.
Baca Juga: Kalender Jawa Kamis Kliwon: Primbon 4 Desember 2025
Untuk informasi seputar kalender jawa dan primbon lainnya kunjungi Kalender jawa
